Langsung ke konten utama

Postingan

CHALLENGE #5, LEVEL #8, MENDIDK ANAK CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI: "KEBIASAAN ANAK MENABUNG DI SEKOLAH"

Pada hari kelima mendidik anak cerdas finansial sejak dini ini, saya mengamati kegiatan Mush’ab, putra pertama saya berusia 14 tahun dalam mengelola keuangannya. Mush’ab di sekolah ikut menabung uang yang dikelola oleh pengurus kelasnya. Hari ini Mush’ab saya beri uang 100 ribu untuk ditabung di sekolahnya. Sebelumnya saya dan Mush’ab telah membuat kesepakan bahwa akhir tahun pelajaran nanti saat uang tabungan di sekolah dibagikan, hasil tabungan Mush’ab di sekolah akan dipakai untuk keperluan sekolah Mush’ab selanjutnya. Hal yang sama saya terapkan juga pada Zahwa dan Shafa. Setiap hari aya mberikan Zahwa dan Shafa uang untuk ditabung di sekolahnya, dengan tujuan hasilnya akan dipakai untuk keperluan sekolah Zahwa dan Shafa. Semoga semua putra-putriku senantiasa terbiasa menabung yang hasilnya untuk memenuhi keperluan dan kebaikan mereka sendiri. Aamiin . Bumi Salamodin 21 September 2017 #KuliahBunsayIIP #Tantangan10Hari #Level8 #RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari #CerdasFinansial

CHALLENGE #4, LEVEL #8, MENDIDIK ANAK CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI: "TAWARAN BUAT MUSH'AB BERJUALAN BUKU"

Pada hari keempat mendidik anak cerdas finansial sejak dini ini, saya mengamati komunikasi Mush’ab, putra pertama saya berusia 14 tahun dengan sang ayah. Mush’ab menyampaikan kesulitannya berkomunikasi dengan kawan-kawan sekolahnya bila di rumah karena ia tidak memiliki hp. Akhirnya Mush’ab biasa meminuam hp saya dan berkomunikasi via massenger facebook ke teman-teman. Soal kepemilikan hp untuk anak-anak, bukan kami tidak mampu membelikan, namun sang ayah memiliki komitmen tegas hanya akan memberikan hp kalau anak-anaknya sudah besar nanti, mungkin saya menduga maksud sang ayah adalah saat anak-anak sudah duduk di bangku SMU. Dari percakapan Mush’ab dengan sang ayah tertangkap bahwa sang ayah menawarkan kalau Mush’ab ingin membeli hp lebih cepat, maka Mush’ab mencari uang sensiri untuk membwli hpnya. Sang ayah menawarkan Mush’ab menjual buku-buku remaja Islami kepada teman-temannya di sekolah, seperti buku Ustadz Iwan Januar, Ustadz Felix Siauw dan lain-lain. Namun Mush’ab menduga ...

CHALLENGE #3, LEVEL #8, MENDIDIK ANAK CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI: "PEMBELANJAAN UANG SA'AD"

Pada hari ketiga mendidik anak cerdas finansial sejak dini ini, saya mengamati kegiatan Sa’ad, putra kedua saya berusia 11 tahun. Saya tadi siang pergi ke Cirebon dan meninggalkan Sa’ad dkk bermain dengan sepupu dan temannya. Saya pun bertanya saat malam hari setelah saya ada di rumah kembali, apa saja penggunaan uang sejumlah 10 ribu yang saya berikan pada Sa’ad. Sa’ad menyampaikan bahwa 2 ribu untuk Andre dan 2 ribu untuk Apam. Saat tadi pagi saya memberikan uang ke Sa’ad 10 ribu, saya berpesan bahwa Andre dan Apam diberi uang masing-masing 2 ribu dari uang tersebut. Sedangkan sisanya 4 ribu dipakai Sa’ad untuk jajan. Hanyasaja Sa’ad tidak memberikan jawaban yang lebih rinci saat ditanya jajan apa saja. Saya berharap dari pengamatan sederhana tadi, Sa’ad bisa belajar tentang penggunaan uang secara cerdas. Aamiin. 

CHALLENGE #2, LEVEL #8, MENDIDIK ANAK CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI: "CELENGAN SHAFA"

Pada hari kedua mendidik anak cerdas finansial sejak dini, saya mengamati kegiatan Shafa si bungsu berusia 5 tahun. Sore hari sang ayah memberikan banyak sekali uang recehan seribuan, lima ratusan, dua ratusan dan seratusan dari tas kecilnya kepada saya. Saya simpan di atas kasur Shafa di kamar tengah uang recehan tersebut. Lalu saat Shafa datang melihat begitu banyak uang recehan tergeletak di atas kasurnya, Shafa mencari celengan kosong yang pernah ia miliki di rak buku di kamar tidur depan. Setelah itu, Shafa meminta izin kepada saya untuk memasukkan uang recehan tersebut ke dalam celengan. Jumlah recehannya lumayan banyak, saya tidak sempat menghitung jumlahnya. Namun Shafa setiap memasukkan uang ke dalam celengan, ia mencoba menghitungnya sesuai kemampuannya. Ia memang belum memahami konsep penjumlahan bilangan, termasuk dalam hal keuangan ini. Meskipun demikian, saya sangatengapresiasinya upaya ia menghitung semua uang yang ia masukkan ke celengan tersebut. Sudah menjadi kebiaasa...

CHALLENGE #1, LEVEL #8, MENDIDIK ANAK CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI: "KEUANGAN ZAHWA"

Pada hari pertama mendidik anak cerdas finansial sejak dini ini, saya mengajak komunikasi putri ketiga saya, Zahwa, usia memasuki 8 tahun tentang penggunaan keuangannya hari ini. Seperti biasa, hari ini Zahwa saat berangkat sekolah saya beri uang 10 ribu dengan tujuan penggunaan 5 ribu untuk menabung di sekolah, 5 ribu untuk bekal uang jajan di kantin sekolah. Waktu kelas 1 - 2, anak-anak diberi snack dari sekolah dan tiap bulan setiap anak membayar uang snack tersebut ke sekolah. Namun karena beberapa pertimbangan, akhirnya sekolah memutuskan tidak lagi mengelola snack untuk anak-anak, namun membuka kantin sekolah dan anak-anak boleh dibekali uang jajan harian maksimal 5 ribu. Akhirnya sejak awal kelas 3 ini, Zahwa dibekali uang jajan harian 5 ribu ke sekolah. Selain itu, sekolah pun melatih anak-anak untuk menabung di sekolah dengan besaran maksimal 10 ribu tiap hari. Terkait penggunaan uang jajan hariannya hari ini, saya menanyakan kepada Zahwa berapa uang bekalnya yang dipakai jaj...

CHALLENGE #10, LEVEL #7, BINTANG KELUARGA: "SEKOLAH KE MESIR"

Pada hari kesepuluh tantangan 10 hari kelas Bunda Sayang, level 7 ini, saya mengamati kegiatan Mush’ab, putra sulung saya yang sangat berbinar dan senang hati ketika saya tawarkan lulus SMP tahun depan sekolah ke Mesir. Ceritanya, adil laki-laki saya dan keluarganya pulang ke rumah bapak dan ibu kami yang rumahnya tidak jauh dari rumah saya untuk lebaran Idul Adha di sini. Saya pun menemuinya dan ngobrol paniang lebar. Adik menyampaiakan program beasiswa ke Mesir untuk anak-anak semua tingkatan. Adik pun menawarkan Mush’ab untuk sekolah ke Mesir setelah lulus SMP tahun depan in syaa Allah. Saat Mush’ab datang menemui kami, saya sampaikan taearan tersebut. Dan ternyata Mush’ab sangat senang hati dan menjawab bagaimana ummi saja. Saya pun menyampaikan cara keberangkatannya dan saya sampaikan Mush’ab bisa mengajak juga teman-teman dekatnya. Akhirnya via mesenger facebook, Mush’ab mengajak teman dekatnya, dan juga sangat berminat dengan tawaran tersebut. Saya tidak lupa memotivasi Mush...

CHALLENGE #9, LEVEL #7, BINTANG KELUARGA: "KEGIATAN BERENANG"

Pada hari kesembilan tantangan 10 hari kelas Bunda Sayang, level 7 ini, saya mengamati kegiatan Shafa, putri bungsu saya yang sangat senang ketika besok akan ada kegiatan berenang di sekolah TK-nya. Informasi ini sudah didapatnya sejak hari Senin dari ibu gurunya, bahkan ada surat untuk orangtua yang memberitahukan tentang rencana kegiatan berenang ini. Saking senangnya sejak Senin sore, Shafa meminta saya membelikan bekal kue yang akan dibawa ke tempat berenang, hingga beberapa kali. Saya pun berulang menyampaikan membeli bekalnya in syaa Allah Selasa malam saja, sehari sebelum kegiatan berenang dilaksanakan. Akhirnya Shafa pun setuju. Kegiatan berenang memang kegiatan yang paling disukai dua putri saya selama ini. Biasanya kami rutin membawa anak-anak berenang. Ayahnyq yang sering mengantarkan, kadang-kadang saya yang mengantar jika ayahnya tidak ada di rumah. Berenang merupakan kegiatan olahraga air yang sangat banyak manfaatnya buat si kecil. So, sudah seharusnya setiap kelu...