Ada api semangat yang menyala memenuhi relung jiwa dan benakku saat mendapat tantangan family project di kelas Bunda Sayang Ibu Profesional ini. Sebuah tantangan yang istimewa bagiku karena di sinilah diri ini menemukan kembali arti peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya. Sebuah peran yang sekian lama seakan tenggelam di antara puing-puing harapanku yang terserak. Sebuah rasa keterpurukan yang kerap hadir dan menghantui hari-hariku saat begitu banyak waktu berkualitas yang hilang selama 9 tahun membesarkan keempat putra-putriku. Berawal dari kesibukanku menangani sektor publik yang seringkali memalingkan perhatian dan konsentrasiku dalam mengurus, mengasuh dan mendidik putra-putriku. Berlanjut adanya keterpisahan fisik dengan kedua putraku saat keduanya menjalani boarding school di Bekasi. Ditambah sakit yang pernah menghantarkanku terbaring 9 bulan lamanya plus tiga tahun lebih masa recovery pasca sakit, membuatku tidak mampu optimal mengurus keemp...