Pada hari ketiga mendidik anak cerdas finansial sejak dini ini, saya mengamati kegiatan Sa’ad, putra kedua saya berusia 11 tahun. Saya tadi siang pergi ke Cirebon dan meninggalkan Sa’ad dkk bermain dengan sepupu dan temannya. Saya pun bertanya saat malam hari setelah saya ada di rumah kembali, apa saja penggunaan uang sejumlah 10 ribu yang saya berikan pada Sa’ad. Sa’ad menyampaikan bahwa 2 ribu untuk Andre dan 2 ribu untuk Apam. Saat tadi pagi saya memberikan uang ke Sa’ad 10 ribu, saya berpesan bahwa Andre dan Apam diberi uang masing-masing 2 ribu dari uang tersebut. Sedangkan sisanya 4 ribu dipakai Sa’ad untuk jajan. Hanyasaja Sa’ad tidak memberikan jawaban yang lebih rinci saat ditanya jajan apa saja. Saya berharap dari pengamatan sederhana tadi, Sa’ad bisa belajar tentang penggunaan uang secara cerdas. Aamiin.
Family project hari ini adalah MENATA TAMAN DEPAN RUMAH. Aktivitas ini sudah berjalan dua hari. Hobby saya berkebun dimulai sejak lima bulan lalu tatkala pembangunan rumah baru kami selesai dilaksanakan. Halaman depan rumah hanya dihuni pohon mangga yang sudah ada sejak rumah belum dibangun. Kondisi ini menyisakan ruang kosong di depan rumah kami. Beberapa bulan lalu saya mencoba menanam beberapa tanaman hias di dalam pot. Selanjutnya saya menata pot-pot ini di bawah pohon mangga di halaman depan rumah kami. Selain itu bapak saya menanam pohon kersen depan rumah dimaksudkan untuk meneduhkan halaman depan rumah dengan dedaunannya yang rimbun ketika pohon itu besar nanti. Rencananya pohon mangga yang sudah sangat besar di halaman depan rumah akan ditebang karena akarnya yang sangat dekat teras depan rumah dikhawatirkan akan menjalar dan merusak pondasi bangunan rumah dari bawah tanah. Dalam waktu lima bulan, pohon kersen itu tumbuh subur dan membesar. Saya pun menanam pohon pinus dan dua...
Komentar
Posting Komentar