Tantangan materi level 8 selama 10 hari di kelas Bunda Sayang telah berlalu. Namun ada yang berbeda kurasakan saat melewati tantangan di dua level ini. Penurunan motivasi belajar dan mengerjakan tantangan di level 7 dan 8 itulah yang kini kurasakan. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini. Salah satunya adalah permintaan dari putra keduaku agar aku berhenti aktif di IIP. Namun, rasanya sayang kalau aku memutuskan keluar dari kelas Bunda Sayang ini setelah melalui begitu banyak fase belajar. So, akhirnya saya memutuskan tetap menjalani kelas Bunda Sayang ini hingga selesai kelulusan.
Kondisi ini membuatku tidak terlalu serius mengikuti proses belajar, sekedar menjalankan tantangan alakadarnya, termasuk dalam hal mendidik anak cerdas finansial sejak dini ini. Dan ini membuat proses dilalui dengan membosankan… Ah, tentunya aku tidak boleh membiarkan ini terus terjadi. Maka, kuniatkan akan memulai lagi membangun semangat yang mengendur apapun alasannya.
Terkait mendidik anak cerdas finansial sejak dini ini, keempat putra-putriku sudah terbiasa belajar menabung sejak dini, baik di rumah maupun di sekolah. Ketiga putra dan putriku sudah bisa mengontrol jajannya sehari-hari sesuai batasan yang kami standarkan. Hanyasaja putri bungsuku yang diasuh sejak usia 4 bulan oleh nenek dan kakeknya saat aku sakit, ternyata sudah memiliki kebiasaan jajan berlebihan dan tidak terkontrol. Ini menjadi tantangan tersendiri bagiku untuk mengubah kebiasaannya ini. Memang butuh usaha keras dan proses untuk mengubahnya, namun bukan sesuatu yang mustahil selama kita mau berusaha, berdoa dan tawakal. Semoga dimudahkan. Aamiin Ya Mujiib ad-Du’a.
Bumi Salamodin
Sabtu, 7 Oktober 2017
#AliranRasa
#Level8
#KelasBunSayIIP
#CerdasFinansial
Komentar
Posting Komentar