Malam ini adalah hari pertama saya melaporkan kegiatan challenge 10 hari, level 7, kelas Bunda Sayang, “Setiap Anak adalah Bintang”. Pada tantangan kali ini, saya memerlukan jeda waktu untuk mengumpulkan semangat dan motivasi untuk mengerjakan tantangan ini. Komplain putra kedua saya yang meminta saya untuk selesai mengikuti kuliah online, sedikit membuat saya perlu berpikir ulang dan merenung. Namun, akhirnya saya putuskan untuk tetap lanjut.
Hari pertama ini, saya mengamati kegiatan putra pertama saya di hari Jumat lalu, sehari setelah peringatan kemerdekaan 17 Agustus. Putra pertama saya, Mush’ab berusia 14 tahun, kelas 9 MTs. Pagi hari saya mengantarnya ke sekolah dengan sepeda motor. Namun belum sampai ke sekolah, ia minta diantarkan dulu ke rumah temannya Krisna yang rumahnya 1 blok sebelum sekolah Mush’ab. Saya menunggunya. Setelah kembali ke motor, Mush’ab minta diantar pulang kembali ke rumah. Ternyata ia salah kostum seragam. Seharusnya ia memakai seragam putih biru.Dengan semangat dan berbinar, ia menyampaikan bahwa ia bertiga teman di kelasnya akan mengikuti lomba cerdas cermat antar kelas sehingga khusus peserta cerdas cermat ini memakai seragam putih biru. Adapun teman-teman lainnya memakai pakaian olahraga karena ada kegiatan perlombaan macam-macam olahraga di sekolahnya. Saya pun kembali pulang ke rumah dan menyiapkan seragam putih biru juga seragam olahraga yang diperlukan Mush’ab, lalu balik kembali mengantarnya ke sekolah. Saya melihat Mush’ab semangat mengikuti kegiatan ini dan sejak kecil ia terbiasa ikut berbagai perlombaan. Barokallohu fiik, Mush'ab.
Bumi Salamodin
Jumat, 18 Agustus 2017
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga
Komentar
Posting Komentar