Pada tantangan hari pertama membangun karakter anak lewat dongeng, sore hari menjelang matahari tenggelam, saya mulai bercerita kepada dua putri kecil saya, Zahwa dan Shafa tentang cerita "Singa dan Induk Rusa". Saya awali cerita itu dengan mengambil latar di sebuah hutan yang dihuni oleh berbagai binatang.
Pada suatu hari hutan tersebut mengalami kebakaran akibat ulah seorang pemburu yang meninggalkan api unggun dalam keadaan menyala, lalu angin membuat api membesar dan membakar sedikit demi sedikit pepohonan di hutan. Diawali kebakaran kecil hingga kebakaran besar yang menghanguskan hampir semua pepohonan di hutan di saat musim kemarau. Binatang di hutan berhamburan menyelamatkan diri, termasuk seekor singa. Namun sebelum mencapai tempat aman, singa mendengar suara meminta tolong. Setelah diselidiki, ternyata singa menemukan seekor induk rusa yang badannya tertimpa batang pohon yang terbakar. Awalnya singa ingin memangsa induk rusa tersebut, namun induk rusa meminta singa tidak memakannya karena ia memiliki empat ekor anak yang masih kecil-kecil yang harus ia selamatkan dari kebakaran hutan. Akhirnya dengan persyaratan induk rusa akan menyerahkan satu demi satu anaknya untuk makanan singa setelah anak-anaknya besar, singa pun tidak jadi memangsa induk rusa tersebut dan mendorong batang pohon yang menimpa induk rusa hingga induk rusa bisa menyelamatkan diri. Singa pun segera meneruskan berlari keluar hutan menyelamatkan diri dari kebakaran hutan.
Induk rusa segera kembali ke sarangnya dan mencari keempat anaknya yang sedang kebingungan melihat api yang mulai mendekat di sekeliling mereka. Induk rusa segera menyelamatkan anak-anaknya, menggiring mereka berlari keluar hutan menyelamatkan diri. Sesampainya di tempat aman, induk rusa dengan keempat anaknya mendekati kumpulan binatang lain yang sudah lebih dulu keluar hutan.
Untuk mencari tempat berlindung yang lebih nyaman, binatang pun mulai bergerak, termasuk induk rusa dan keempat anaknya. Tiba-tiba induk rusa mendengar suara erangan yang berat. Dari manakah suara itu? Setelah dicari, ternyata suara itu dari dalam sebuah lubang dua meter dan saat dilihat ke dalamnya, onduk rusa melihat seekor singa jatuh terperosok ke dalam lubang.
"Singa, apakah itu kamu?" Tanya induk rusa.
"Iya, betul, tolong aku, induk rusa agar bisa keluar dari lubang ini," Pinta singa.
Induk ruaa terdiam, ia galau. Kalau ia menolong singa, ia akan kehilangan anak-anaknya dimangsa singa. Namun kalau ia membiarkan singa, singa telah menyelamatkan nyawanya. Rasanya tidak adil, jika ia tidak menolong singa karena singa pun telah menolongnya, pikir induk rusa. Induk rusa pun tergerak menolong singa sembari berharap singa tidak jadi memangsa anak-anaknya. Akhirnya induk rusa mencark pertolongan kepada binatang lain di hutan. Akhirnya ia bertemu gajah dan meminta gajah membantunya menolong singa. Dengan badannya yang besar, gajah mendorong batang pohon hingga masuk ke dalam lubang untuk jalan yang bisa dilalui singa keluar lubang. Singa pun bisa keluar lubang dengan melewati batang pohon tersebut. Singa berterima kasih kepada gajah yang telah menolongnya. Gajah pun menyampaikan kalau bukan karena induk rusa, ia tidak akan tahu singa terperosoknke dalam lubang, dan meminta singa berterima kasih kepada induk rusa. Singa pun mengucapkan terima kasih kepada induk rusa yangbtelah menyelamatkan hidupnya. Induk rusa pun mengatakan terima kasih kepada singa yang juga telah menyelamatkan hidupnya. Singa pun berkata ia tidak jadi meminta induk rusa menyerahkan anak-anaknya untuk menjadi makanan singa. Induk rusa sangat bersyukur dan bahagia.
Demikian akhir cerita tersebut dengan kebaikan di pihak singa dan rusa yang telah saling menolong, menyelamatkan hidup sesamanya yang membutuhkan. Saya pun menjelaskan ibrah dari cerita tersebut agar kedua putri saya selalu hidup tolong menolong dalam kehidupan di dunia ini kepada sesama makhluk Allah SWT.
Bumi Salamodin
7 Desember 2017
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
Pada suatu hari hutan tersebut mengalami kebakaran akibat ulah seorang pemburu yang meninggalkan api unggun dalam keadaan menyala, lalu angin membuat api membesar dan membakar sedikit demi sedikit pepohonan di hutan. Diawali kebakaran kecil hingga kebakaran besar yang menghanguskan hampir semua pepohonan di hutan di saat musim kemarau. Binatang di hutan berhamburan menyelamatkan diri, termasuk seekor singa. Namun sebelum mencapai tempat aman, singa mendengar suara meminta tolong. Setelah diselidiki, ternyata singa menemukan seekor induk rusa yang badannya tertimpa batang pohon yang terbakar. Awalnya singa ingin memangsa induk rusa tersebut, namun induk rusa meminta singa tidak memakannya karena ia memiliki empat ekor anak yang masih kecil-kecil yang harus ia selamatkan dari kebakaran hutan. Akhirnya dengan persyaratan induk rusa akan menyerahkan satu demi satu anaknya untuk makanan singa setelah anak-anaknya besar, singa pun tidak jadi memangsa induk rusa tersebut dan mendorong batang pohon yang menimpa induk rusa hingga induk rusa bisa menyelamatkan diri. Singa pun segera meneruskan berlari keluar hutan menyelamatkan diri dari kebakaran hutan.
Induk rusa segera kembali ke sarangnya dan mencari keempat anaknya yang sedang kebingungan melihat api yang mulai mendekat di sekeliling mereka. Induk rusa segera menyelamatkan anak-anaknya, menggiring mereka berlari keluar hutan menyelamatkan diri. Sesampainya di tempat aman, induk rusa dengan keempat anaknya mendekati kumpulan binatang lain yang sudah lebih dulu keluar hutan.
Untuk mencari tempat berlindung yang lebih nyaman, binatang pun mulai bergerak, termasuk induk rusa dan keempat anaknya. Tiba-tiba induk rusa mendengar suara erangan yang berat. Dari manakah suara itu? Setelah dicari, ternyata suara itu dari dalam sebuah lubang dua meter dan saat dilihat ke dalamnya, onduk rusa melihat seekor singa jatuh terperosok ke dalam lubang.
"Singa, apakah itu kamu?" Tanya induk rusa.
"Iya, betul, tolong aku, induk rusa agar bisa keluar dari lubang ini," Pinta singa.
Induk ruaa terdiam, ia galau. Kalau ia menolong singa, ia akan kehilangan anak-anaknya dimangsa singa. Namun kalau ia membiarkan singa, singa telah menyelamatkan nyawanya. Rasanya tidak adil, jika ia tidak menolong singa karena singa pun telah menolongnya, pikir induk rusa. Induk rusa pun tergerak menolong singa sembari berharap singa tidak jadi memangsa anak-anaknya. Akhirnya induk rusa mencark pertolongan kepada binatang lain di hutan. Akhirnya ia bertemu gajah dan meminta gajah membantunya menolong singa. Dengan badannya yang besar, gajah mendorong batang pohon hingga masuk ke dalam lubang untuk jalan yang bisa dilalui singa keluar lubang. Singa pun bisa keluar lubang dengan melewati batang pohon tersebut. Singa berterima kasih kepada gajah yang telah menolongnya. Gajah pun menyampaikan kalau bukan karena induk rusa, ia tidak akan tahu singa terperosoknke dalam lubang, dan meminta singa berterima kasih kepada induk rusa. Singa pun mengucapkan terima kasih kepada induk rusa yangbtelah menyelamatkan hidupnya. Induk rusa pun mengatakan terima kasih kepada singa yang juga telah menyelamatkan hidupnya. Singa pun berkata ia tidak jadi meminta induk rusa menyerahkan anak-anaknya untuk menjadi makanan singa. Induk rusa sangat bersyukur dan bahagia.
Demikian akhir cerita tersebut dengan kebaikan di pihak singa dan rusa yang telah saling menolong, menyelamatkan hidup sesamanya yang membutuhkan. Saya pun menjelaskan ibrah dari cerita tersebut agar kedua putri saya selalu hidup tolong menolong dalam kehidupan di dunia ini kepada sesama makhluk Allah SWT.
Bumi Salamodin
7 Desember 2017
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
Komentar
Posting Komentar