Pada tantangan hari keempat membangun karakter anak lewat dongeng, menjelang tidur saya kembali bercerita di hadapan dua putri saya , Zahwa dan Shafa. Keduanya menyimak hingga tertidur pulas. Dongeng malam ini, tentang “KANCIL, SERIGALA & BERUANG”.
Inti ceritanya adalah saat kancil tengah berteduh di bawah pohon mangga, tiba-tiba kancil didatangi serigala. Rupanya serigala itu sangat lapar dan ingin memangsa kancil. Akan tetapi, keinginan serigala itu tidak terwujud, karena ia dikeroyok lebah hutan akibat kecerdikan si kancil yang menyampaikan kalau sarang lebah yang menggantung di dahan pohon mangga adalah gong Nabi Sulaeman yang akan membuat seseorang hidup berkah dan kuat kalau ditabuh. Hal ini yang membuat serigala tertarik untuk memukul sarang lebah itu.
Bagaimana dengan nasib kancil? Binatang itu selamat, bahkan bisa menikmati madu yang lezat. Selanjutnya kancil berlari meneruskan perjalanannya hingga tiba di bawah rumpun bambu. Ia pun tertidur pulas karena kecapaian. Tiba-tiba beruang datang membangunkannya dengan kasar. Bukan hanya itu, beruang malah berencana mangsanya. Akan tetapi, kancil bukan binatang bodoh. Dengan akalnya yang cerdik, dia dapat membujuk beruang agar menjulurkan lidahnya di antara dua bambu. Ketika angin bertiup lebih kencang, lidah beruang terjepit. Beruang berteriak kesakitan dan jatuh pingsan. Kesempatan ini kembali digunakan kancil untuk berlari menyelamatkan diri.
Adapun pelajaran yang bisa diambil dari dongeng di atas antara lain, pertama, kita hendaknya waspada, seperti kancil yang mengamati daerah sekitarnya. Kedua, kita hendaknya terus berpikir menemukan cara untuk menyelamatkan diri. Hal ini dicontohkan oleh kancil ketika akan diterkam serigala maupun beruang. Ketiga, kita hendaknya tidak jahil mengganggu orang lain seperti beruang yang membangunkan kancil dengan kasar.
Bumi Salamodin
10 Desember 2017
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
Komentar
Posting Komentar