Langsung ke konten utama

CHALLENGE #4, LEVEL #12: KELUARGA MULTIMEDIA;; "PROTONMAIL, EMAIL TERBAIK DAN TERAMAN"



Pada tantangan hari keempat level 12 ini, terkait tema KELUARGA MULTIMEDIA, aplikasi "PROTONMAIL" adalah teknologi multimedia yang menjadi andalan terbaik dan teraman saya selama ini dalam menerima dan mengirim email berbagai dokumen. Beberapa kali setiap pekan saya mengirim ataupun menerima email dengan  menggunakan aplikasi ProtonMail ini via hp android.

Masih ingat dengan kasus global surveillance yang dilakukan oleh Badan Intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA)? Terungkapnya kasus tersebut membuat kita mengetahui sebuah fakta bahwa komunikasi digital, khususnya melalui email tidak sepenuhnya mampu memberikan jaminan keamanan informasi, pasalnya hacker maupun organisasi pemerintah yang memiliki teknologi canggih dapat dengan mudah menyadap komunikasi email yang kita lakukan. Kondisi ini memperlihatkan bahwa password dan sistem keamanan lainnya sebenarnya tidak cukup untuk mengamankan email. Namun jangan takut, sebenarnya ada cara yang cukup efektif untuk membuat penjahat cyber tidak berkutik walaupun mereka berhasil mengambil alih email kita. Apa itu? Jawabannya adalah dengan menggunakan enkripsi.



Lantas bagaimana agar komunikasi email kita aman tanpa harus dipusingkan dengan konfigurasi enkripsi yang terkenal cukup ribet itu? Solusinya adalah dengan menggunakan ProtonMail. ProtonMail yang dikembangkan oleh ilmuwan dari CERN dan MIT ini sangat menarik dan spesial. Tidak hanya gratis, layanan email ini bersifat open source, end-to-end encrypted email service, dan menawarkan cara yang cepat dan mudah untuk melakukan komunikasi email yang terenkripsi.

Salah satu keunggulan lainnya dari ProtonMail adalah, layanan email ini berbasis di Swiss sehingga tidak terpengaruh dengan hukum Amerika Serikat. Selain itu, dalam kasus terburuk, apabila badan hukum di Swiss meminta data ke ProtonMail, mereka hanya mendapatkan data terenkripsi yang mungkin mustahil untuk di-decrypt, karena ProtonMail tidak menyimpan kunci enkripsi pengguna. Bagi anda yang merasa paranoid dengan keamanan komunikasi digital, khususnya melalui email namun tidak ingin ribet dengan konfigurasi enkripsi, ProtonMail merupakan pilihan yang sangat tepat.

Berikut ini review singkat dari MENARAnews tentang penggunaan ProtonMail. Melakukan registrasi akun di ProtonMail sangat mudah, sama seperti saat mendaftar di layanan email lainnya, seperti Gmail dan Yahoo. Cukup dengan mengunjungi situs ProtonMail dan meng-klik menu “Sign Up”. Akun gratis ProtonMail memiliki fitur, antara lain:
Inbox berkapasitas 500 MB
150 email per hari
Two factor authentication
Untuk menambah kapasitas penyimpanan, anda harus mengeluarkan sejumlah uang.

Satu hal yang perlu dicermati pada proses ini adalah fitur “Mailbox Password”. Pastikan anda mengingat password ini, karena jika lupa, walaupun kunci enkripsi bisa direset, anda tidak akan bisa lagi membaca email lama anda. Setelah proses pendaftaran selesai, pengguna akan langsung di-redirect ke halaman inbox. Secara default, ProtonMail akan mengenkripsi data yang dikirim ke sesama pengguna ProtonMail, namun apabila akan mengirim email ke provide email lainnya, seperti Google, pengguna harus terlebih dahulu mengklik icon “gembok” untuk membuat kunci enkripsi. Setelah email berhasil dikirim, tampilan ProtonMail di akun Gmail seperti di bawah ini. Untuk membukanya, klik “View Secure Message”, kemudian masukkan kunci enkripsi yang sebelumnya telah dibuat.

https://play.google.com/store/apps/details?id=ch.protonmail.android





#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CHALLENGE #14, LEVEL 3, MENATA TAMAN DEPAN RUMAH

Family project hari ini adalah MENATA TAMAN DEPAN RUMAH. Aktivitas ini sudah berjalan dua hari. Hobby saya berkebun dimulai sejak lima bulan lalu tatkala pembangunan rumah baru kami selesai dilaksanakan. Halaman depan rumah hanya dihuni pohon mangga yang sudah ada sejak rumah belum dibangun. Kondisi ini menyisakan ruang kosong di depan rumah kami. Beberapa bulan lalu saya mencoba menanam beberapa tanaman hias di dalam pot. Selanjutnya saya menata pot-pot ini di bawah pohon mangga di halaman depan rumah kami. Selain itu bapak saya menanam pohon kersen depan rumah dimaksudkan untuk meneduhkan halaman depan rumah dengan dedaunannya yang rimbun ketika pohon itu besar nanti. Rencananya pohon mangga yang sudah sangat besar di halaman depan rumah akan ditebang karena akarnya yang sangat dekat teras depan rumah dikhawatirkan akan menjalar dan merusak pondasi bangunan rumah dari bawah tanah. Dalam waktu lima bulan, pohon kersen itu tumbuh subur dan membesar. Saya pun menanam pohon pinus dan dua...

CHALLENGE #1; LEVEL #2; MELATIH KEMANDIRIAN ANAK MELALUI KEGIATAN SEDERHANA

Mengajarkan sikap mandiri pada keempat putra dan putri saya dengan keistimewaannya masing-masing adalah suatu tantangan tersendiri bagi saya. Hal ini membutuhkan sebuah proses yang tidak instan, teknik yang berkualitas, serta kesabaran dalam menjalaninya.  Dalam hal melatih kemandirian pada anak ini, saya berpegang pada prinsip membiasakan anak melakukan kegiatan-kegiatan kecil yang bersifat sederhana. Harapannya, anak akan melakukan kegiatannya ini dengan penuh kesadaran, keridhoan, dan tanpa merasa terbebani. Dari tindakan tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya kemandirian pada anak. Di samping itu, dalam melatih kemandirian pada anak ini, orang tua harus memiliki peran dan contoh yang baik bagi anak, mengingat anak -khususnya pada usia dini- akan mudah meniru apa saja yang dilihat dan didengarnya. Pada hari pertama melatih kemandirian pada anak ini, saya menargetkan untuk memulainya dari putra pertama dan putra kedua. Sehari sebelum saya mulai melatih kemandirian kedua ...

ALIRAN RASA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK

Ada api semangat yang menyala memenuhi relung jiwa dan benakku saat mendapat tantangan family project di kelas Bunda Sayang Ibu Profesional ini. Sebuah tantangan yang istimewa bagiku karena di sinilah diri ini menemukan kembali arti peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya. Sebuah peran yang sekian lama seakan tenggelam di antara puing-puing harapanku yang terserak. Sebuah rasa keterpurukan yang kerap hadir dan menghantui hari-hariku saat begitu banyak waktu berkualitas yang hilang selama 9 tahun membesarkan keempat putra-putriku. Berawal dari kesibukanku menangani sektor publik yang seringkali memalingkan perhatian dan konsentrasiku dalam mengurus, mengasuh dan mendidik putra-putriku. Berlanjut adanya keterpisahan fisik dengan kedua putraku saat keduanya menjalani boarding school di Bekasi. Ditambah sakit yang pernah menghantarkanku terbaring 9 bulan lamanya plus tiga tahun lebih masa recovery pasca sakit, membuatku tidak mampu optimal mengurus keemp...