Langsung ke konten utama

CHALLENGE #7, LEVEL #12: KELUARGA MULTIMEDIA; "EBOOK ISLAMI ADAB DAN PERILAKU DALAM ISLAM"

Pada tantangan hari ketujuh level 12 ini, terkait tema KELUARGA MULTIMEDIA, aplikasi "ADAB DAN PERILAKU DALAM ISLAM" adalah teknologi multimedia berupa ebook Islami yang saya gunakan untuk mempelajari berbagai adab dan perilaku dalam Islam, sekaligus mengajarkannya kepada putra-putri saya. Adab dan perilaku ini sangat penting untuk dipelajari dan dipahami serta diamalkan dalam kehidupan seorang muslim. Imam Malik radhiyallahu 'anhu pernah berkata, "Wahai anak saudaraku, pelajarilah adab sebelum engkau mempelajari ilmu."

Ebook Islami 2017 dengan bahasan mengenai adab & perilaku dalam Islam ini membahas hal sebagai berikut:
1. Canda Menurut Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Kriteria dan Tujuannya
2. Ucapan Salam
3. Mempersulit Kemudahan dari Nabi, Menggosok Sepatu bila Najis Mengenai Bagian Bawahnya
4. Apa Yang Dilakukan Orang Waswas Setelah Buang Air Kecil
5. Berlebih-Lebihan dalam Menggunakan Air Ketika Berwudhu’ dan Mandi
6. Waswas Tentang Batalnya Wudhu’
7. Waswas dalam Niat, Thaharah dan Shalat
8. Orang Yang Waswas dan Ketaatan terhadap Syaitan
9. Syaitan sebagai Penyeru Waswas
10. Adab-Adab Hari Jum’at
11. Adab-Adab yang Berkaitan dengan Masjid
12. Adab-Adab Sabar dan Adab-Adab Shadaqah
13. Adab-Adab Minta Izin dan Adab-Adab Memasuki Suatu Tempat (Rumah)
14. Adab-Adab Berpakaian
15. Adab-Adab Ta’ziyah (Bela Sungkawa), Shalat Jenazah dan Tata Cara Penguburannya
16. Adab-Adab Bagi Orang Sakit dan yang Menjenguknya
17. Adab-Adab Menguap dan Bersin
18. Adab-Adab Tidur
19. Adab-Adab Safar
20. Adab-Adab Mengucapkan Salam
21. Adab-Adab Jamuan dan Adab-Adab Menghadiri Undangan
22. Adab-Adab Makan dan Minum
23. Adab-Adab dalam Berdo’a
24. Adab-Adab yang Berkaitan dengan Suami Isteri
25. Fenomena Bertekad Taubat ketika Hendak Bermaksiat
26. Dua Usaha yang Tidak Bisa Bersanding
27. Adab tentang Niat
28. Bicara Tanpa Pahala
29. Bercanda Menurut Pandangan Islam
30. Canda di Panggung Hiburan
31. Bertetangga yang Sehat dan Kiat Menghadapi Tetangga Jahat
32. Meningkatkan Nilai Ibadah Seorang Muslim
33. Mewaspadai Bahaya Korupsi
34. Adab Meminta Izin
35. Jika Mencari Kerja dengan Katebelece
36. Zina Merajalela
37. Gay, Lesbian, Homoseksual
38. Beberapa Kesalahan dalam Penamaan dan Istilah
39. Bolehkah Buang Air Kecil [Kencing] sambil Berdiri ?
40. Menyampaikan Kebaikan dan Melaksanakan Amanat
41. Gunjingan Termasuk Faktor Kebencian dan Permusuhan, Bergaul dengan Pemain Kartu
42. Penyimpangan dan Larinya Para Pemuda dari Nilai Agama
43. Bergaul dengan Pelaku Dosa Besar
44. Menggunakan Fasilitas Pemerintah (Kantor) untuk Kepentingan Pribadi
45. Berdiri untuk Menyambut yang Datang
46. Penyimpangan Seksual Homoseks/Liwath
47. Hukum Mengambil Gaji Lembur Tanpa Bekerja, Menerima Upah Tanpa Bekerja adalah Khianat
48. Zina dan Domisili di Negeri Lain
49. Memalsukan Sertifikat untuk Mendapat Pekerjaan, Bekerja dengan Sistem Prosentase
50. Kehidupan Sehari-Hari yang Islami

Dengan memanfaatkan aplikasi ebook Islami ini menjadi mudah dan praktis saat kita membutuhkan dan memanfaatkannya untuk diri sendiri, keluarga, maupun muslim lainnya.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.alfatihstudio.ebookislamiAdabDanPerilakuDalamIslam



#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CHALLENGE #14, LEVEL 3, MENATA TAMAN DEPAN RUMAH

Family project hari ini adalah MENATA TAMAN DEPAN RUMAH. Aktivitas ini sudah berjalan dua hari. Hobby saya berkebun dimulai sejak lima bulan lalu tatkala pembangunan rumah baru kami selesai dilaksanakan. Halaman depan rumah hanya dihuni pohon mangga yang sudah ada sejak rumah belum dibangun. Kondisi ini menyisakan ruang kosong di depan rumah kami. Beberapa bulan lalu saya mencoba menanam beberapa tanaman hias di dalam pot. Selanjutnya saya menata pot-pot ini di bawah pohon mangga di halaman depan rumah kami. Selain itu bapak saya menanam pohon kersen depan rumah dimaksudkan untuk meneduhkan halaman depan rumah dengan dedaunannya yang rimbun ketika pohon itu besar nanti. Rencananya pohon mangga yang sudah sangat besar di halaman depan rumah akan ditebang karena akarnya yang sangat dekat teras depan rumah dikhawatirkan akan menjalar dan merusak pondasi bangunan rumah dari bawah tanah. Dalam waktu lima bulan, pohon kersen itu tumbuh subur dan membesar. Saya pun menanam pohon pinus dan dua...

CHALLENGE #1; LEVEL #2; MELATIH KEMANDIRIAN ANAK MELALUI KEGIATAN SEDERHANA

Mengajarkan sikap mandiri pada keempat putra dan putri saya dengan keistimewaannya masing-masing adalah suatu tantangan tersendiri bagi saya. Hal ini membutuhkan sebuah proses yang tidak instan, teknik yang berkualitas, serta kesabaran dalam menjalaninya.  Dalam hal melatih kemandirian pada anak ini, saya berpegang pada prinsip membiasakan anak melakukan kegiatan-kegiatan kecil yang bersifat sederhana. Harapannya, anak akan melakukan kegiatannya ini dengan penuh kesadaran, keridhoan, dan tanpa merasa terbebani. Dari tindakan tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya kemandirian pada anak. Di samping itu, dalam melatih kemandirian pada anak ini, orang tua harus memiliki peran dan contoh yang baik bagi anak, mengingat anak -khususnya pada usia dini- akan mudah meniru apa saja yang dilihat dan didengarnya. Pada hari pertama melatih kemandirian pada anak ini, saya menargetkan untuk memulainya dari putra pertama dan putra kedua. Sehari sebelum saya mulai melatih kemandirian kedua ...

ALIRAN RASA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK

Ada api semangat yang menyala memenuhi relung jiwa dan benakku saat mendapat tantangan family project di kelas Bunda Sayang Ibu Profesional ini. Sebuah tantangan yang istimewa bagiku karena di sinilah diri ini menemukan kembali arti peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya. Sebuah peran yang sekian lama seakan tenggelam di antara puing-puing harapanku yang terserak. Sebuah rasa keterpurukan yang kerap hadir dan menghantui hari-hariku saat begitu banyak waktu berkualitas yang hilang selama 9 tahun membesarkan keempat putra-putriku. Berawal dari kesibukanku menangani sektor publik yang seringkali memalingkan perhatian dan konsentrasiku dalam mengurus, mengasuh dan mendidik putra-putriku. Berlanjut adanya keterpisahan fisik dengan kedua putraku saat keduanya menjalani boarding school di Bekasi. Ditambah sakit yang pernah menghantarkanku terbaring 9 bulan lamanya plus tiga tahun lebih masa recovery pasca sakit, membuatku tidak mampu optimal mengurus keemp...