Langsung ke konten utama

CHALLENGE #9, LEVEL #12: KELUARGA MULTIMEDIA; "MAPS NAVIGASI DAN TRANSPORTASI"

Pada tantangan hari ke sembilan level 12 ini, terkait tema KELUARGA MULTIMEDIA, aplikasi "MAPS - NAVIGASI DAN TRANSPORTASI" menjadi andalan saya dan keluarga selama ini sebagai penunjuk arah dan peta ketika bepergian kemana pun. Selama ini saya setiap minggu bepergian keluar kota ataupun antar Kabupaten dengan membawa kendaraan mobil pribadi untuk menunaikan berbagai keperluan maupun aktivitas pendidikan. Terkadang harus mendatangi tempat-tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Dan aplikasi maps inilah sebagai andalan saya dan keluarga saat mencari alamat yang dituju. Seperti saat hari Ahad kemarin, saya beserta suami dan anak-anak harus menghadiri undangan walimah teman kerja suami di daerah Baturuyuk, Dawuan, Majalengka, maka sebelum berangkat, kami nyalakan maps dan mengikuti petunjuk maps tersebut hingga sampai tujuan.


Menggunakan navigasi di aplikasi Google Maps

Untuk mendapatkan navigasi belokan demi belokan ke suatu tempat dengan mudah, gunakan aplikasi Google Maps. Maps akan menampilkan petunjuk arah dan menggunakan informasi lalu lintas secara real-time untuk menemukan rute terbaik ke tujuan Anda.
Dengan navigasi suara, Anda akan mendengar notifikasi lalu lintas, kapan harus berbelok, lajur mana yang digunakan, dan ketika ada rute yang lebih baik.
Catatan: Navigasi dan info tentang lajur mana yang digunakan tidak tersedia di semua wilayah dan bahasa

Memulai atau menghentikan navigasi

  1. Di ponsel atau tablet Android, buka aplikasi Google Maps .
    Jika Anda belum memiliki aplikasinya, unduh dari Play Store.
  2. Telusuri tempat atau tap tempat tersebut pada peta.
  3. Di kanan bawah, tap Petunjuk Arah. Jika Anda menge-tap lama tombol, Anda akan memulai navigasi dan dapat melewati langkah 4-6.
  4. Opsional: Untuk menambahkan tujuan lainnya, tap Lainnya   Tambahkan perhentian di kanan atas. Anda dapat menambahkan hingga 9 perhentian. Jika sudah selesai, tap Selesai.
  5. Pilih salah satu opsi berikut:
    • Mengemudi: 
    • Transportasi umum: 
    • Jalan Kaki: 
    • Transportasi online: 
    • Bersepeda: 
  6. Jika rute lain tersedia, rute tersebut akan ditampilkan dengan warna abu-abu pada peta. Untuk mengikuti rute alternatif, tap garis abu-abu.
  7. Untuk memulai navigasi, tap Mulai . Jika Anda melihat “Mencari GPS”, ponsel Anda sedang mencoba mendapatkan sinyal GPS. Misalnya, Anda mungkin ada di dalam atau di dekat terowongan, garasi parkir, atau lokasi lain di mana tidak ada sinyal GPS.
  8. Untuk menghentikan atau membatalkan navigasi, tap Tutup  di kiri bawah.

Tips:

Melihat tindakan lainnya saat menjalankan navigasi

Untuk melihat tindakan lainnya saat sedang menjalankan navigasi ke sebuah tempat, tap panah atas  di kanan bawah. Untuk menyembunyikan menu, tap panah bawah .
  • Menelusuri sepanjang rute: Cari sebuah tempat di sepanjang rute Anda, seperti restoran atau SPBU.Pelajari cara menelusuri di sepanjang rute.
  • Menampilkan peta satelit: Lihat peta secara lebih detail menggunakan gambar satelit.
  • Petunjuk arah: Dapatkan daftar petunjuk arah langkah demi langkah.
  • Setelan: Ubah setelan Anda, seperti beralih antara mil dan kilometer.

Mendengar petunjuk arah suara

Saat menavigasi ke suatu tempat, Anda dapat mendengar petunjuk arah suara. Catatan: Ini tidak tersedia untuk petunjuk arah transportasi umum langkah demi langkah. 

Mengubah volume suara

  1. Di ponsel atau tablet Android, buka aplikasi Google Maps .
  2. Tap Menu   Setelan  Setelan navigasi Level suara.
  3. Pilih Lebih KerasNormal, atau Lebih Pelan.

Mematikan suara, menyalakan suara, atau mendengarkan notifikasi

  1. Di ponsel atau tablet Android, buka aplikasi Google Maps .
  2. Mulai navigasi.
  3. Di kanan atas, tap Suara . Lalu, pilih salah satu dari:
    • Matikan suara: Tap Matikan suara .
    • Dengar notifikasi: Tap Notifikasi . Anda akan mendengar notifikasi seperti lalu lintas, konstruksi, dan tabrakan. Anda tidak akan mendengar petunjuk arah belokan demi belokan.
    • Suarakan: Tap Suara .
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.google.android.apps.maps


#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CHALLENGE #14, LEVEL 3, MENATA TAMAN DEPAN RUMAH

Family project hari ini adalah MENATA TAMAN DEPAN RUMAH. Aktivitas ini sudah berjalan dua hari. Hobby saya berkebun dimulai sejak lima bulan lalu tatkala pembangunan rumah baru kami selesai dilaksanakan. Halaman depan rumah hanya dihuni pohon mangga yang sudah ada sejak rumah belum dibangun. Kondisi ini menyisakan ruang kosong di depan rumah kami. Beberapa bulan lalu saya mencoba menanam beberapa tanaman hias di dalam pot. Selanjutnya saya menata pot-pot ini di bawah pohon mangga di halaman depan rumah kami. Selain itu bapak saya menanam pohon kersen depan rumah dimaksudkan untuk meneduhkan halaman depan rumah dengan dedaunannya yang rimbun ketika pohon itu besar nanti. Rencananya pohon mangga yang sudah sangat besar di halaman depan rumah akan ditebang karena akarnya yang sangat dekat teras depan rumah dikhawatirkan akan menjalar dan merusak pondasi bangunan rumah dari bawah tanah. Dalam waktu lima bulan, pohon kersen itu tumbuh subur dan membesar. Saya pun menanam pohon pinus dan dua...

CHALLENGE #1; LEVEL #2; MELATIH KEMANDIRIAN ANAK MELALUI KEGIATAN SEDERHANA

Mengajarkan sikap mandiri pada keempat putra dan putri saya dengan keistimewaannya masing-masing adalah suatu tantangan tersendiri bagi saya. Hal ini membutuhkan sebuah proses yang tidak instan, teknik yang berkualitas, serta kesabaran dalam menjalaninya.  Dalam hal melatih kemandirian pada anak ini, saya berpegang pada prinsip membiasakan anak melakukan kegiatan-kegiatan kecil yang bersifat sederhana. Harapannya, anak akan melakukan kegiatannya ini dengan penuh kesadaran, keridhoan, dan tanpa merasa terbebani. Dari tindakan tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya kemandirian pada anak. Di samping itu, dalam melatih kemandirian pada anak ini, orang tua harus memiliki peran dan contoh yang baik bagi anak, mengingat anak -khususnya pada usia dini- akan mudah meniru apa saja yang dilihat dan didengarnya. Pada hari pertama melatih kemandirian pada anak ini, saya menargetkan untuk memulainya dari putra pertama dan putra kedua. Sehari sebelum saya mulai melatih kemandirian kedua ...

ALIRAN RASA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK

Ada api semangat yang menyala memenuhi relung jiwa dan benakku saat mendapat tantangan family project di kelas Bunda Sayang Ibu Profesional ini. Sebuah tantangan yang istimewa bagiku karena di sinilah diri ini menemukan kembali arti peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya. Sebuah peran yang sekian lama seakan tenggelam di antara puing-puing harapanku yang terserak. Sebuah rasa keterpurukan yang kerap hadir dan menghantui hari-hariku saat begitu banyak waktu berkualitas yang hilang selama 9 tahun membesarkan keempat putra-putriku. Berawal dari kesibukanku menangani sektor publik yang seringkali memalingkan perhatian dan konsentrasiku dalam mengurus, mengasuh dan mendidik putra-putriku. Berlanjut adanya keterpisahan fisik dengan kedua putraku saat keduanya menjalani boarding school di Bekasi. Ditambah sakit yang pernah menghantarkanku terbaring 9 bulan lamanya plus tiga tahun lebih masa recovery pasca sakit, membuatku tidak mampu optimal mengurus keemp...