Langsung ke konten utama

CHALLENGE #10, LEVEL #5; "ALLAH SWT SENANTIASA MENYELAMATKAN PARA KEKASIH-NYA YANG MULIA"

Hari ini seperti biasa, kegiatan membaca cerita dilakukan malam hari sekitar jam 8 malam. Saya membacakan satu judul cerita untuk si bungsu Shafa yang diambil dari buku “24 Kids Stories for Holidays.” Satu judul cerita itu adalah “Tiga Orang Bani Israel Mendapatkan Ujian dari Allah”. Cerita ini mengisahkan tiga orang Bani Israel yang diuji oleh Allah SWT dengan penyakit kusta, botak dan buta, serta ketiganya diuji dengan kefaqiran. Namun kemudian disembuhkan dan diberi kekayaan oleh Allah SWT dengan perantaraan malaikat. Dan selanjutnya Allah menguji kembali ketiganya setelah sembuh dan kaya raya hingga terbukti siapa yang taat dan bersyukur kepada Allah, siapa yang sebaliknya.


Adapun Zahwa mendengarkan saya membacakan dua judul cerita yang diambil dari buku yang sama. Kedua judul cerita tersebut adalah “Tiga Orang Bani Israel Mendapatkan Ujian dari Allah” dan “Kisah Seorang Hamba Bernama Juraij”. Cerita yang kedua ini mengisahkan tentang sikap Juraij, seorang ahli ibadah yang tidak mengindahkan panggilan ibunya berkali-kali dalam kondisi ia sedang shalat (sunnah -red), hingga ibunya marah. Akhirnya ibunya mendoakan Juraij agar tidak meninggal sebelum mengalami skandal dengan wanita tunasusila. Dan doa ibu Juraij ini dikabulkan oleh Allah SWT.


Sementara itu, Sa’ad membaca sendiri sebuah cerita dari buku yang sama. Judul ceritanya adalah “Kisah Sebongkah Batu Membawa Lari Baju Nabi Musa a.s.” Cerita ini mengisahkan tentang Nabi Musa a.s. yang memiliki sifat lebih pemalu dari seorang gadis. Beliau di saat mandi lebih menyukai menyendiri agar tidak seorang pun melihat auratnya. Berbeda dengan kaum Bani Israel yang biasa mandi bersama dengan telanjang dan saling melihat aurat sesamanya tanpa malu. Kebiasaan Nabi Musa a.s. ini mendapatkan tuduhan buruk dari kaumnya dan Allah hendak menyelamatkan Nabi Musa a.s. dari tuduhan kaumnya. Demikianlah Allah SWT senantiasa menyelamatkan para kekasih-Nya yang mulia.


Bumi Salamodin
Sabtu, 17 Juni 2017

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CHALLENGE #14, LEVEL 3, MENATA TAMAN DEPAN RUMAH

Family project hari ini adalah MENATA TAMAN DEPAN RUMAH. Aktivitas ini sudah berjalan dua hari. Hobby saya berkebun dimulai sejak lima bulan lalu tatkala pembangunan rumah baru kami selesai dilaksanakan. Halaman depan rumah hanya dihuni pohon mangga yang sudah ada sejak rumah belum dibangun. Kondisi ini menyisakan ruang kosong di depan rumah kami. Beberapa bulan lalu saya mencoba menanam beberapa tanaman hias di dalam pot. Selanjutnya saya menata pot-pot ini di bawah pohon mangga di halaman depan rumah kami. Selain itu bapak saya menanam pohon kersen depan rumah dimaksudkan untuk meneduhkan halaman depan rumah dengan dedaunannya yang rimbun ketika pohon itu besar nanti. Rencananya pohon mangga yang sudah sangat besar di halaman depan rumah akan ditebang karena akarnya yang sangat dekat teras depan rumah dikhawatirkan akan menjalar dan merusak pondasi bangunan rumah dari bawah tanah. Dalam waktu lima bulan, pohon kersen itu tumbuh subur dan membesar. Saya pun menanam pohon pinus dan dua...

CHALLENGE #1; LEVEL #2; MELATIH KEMANDIRIAN ANAK MELALUI KEGIATAN SEDERHANA

Mengajarkan sikap mandiri pada keempat putra dan putri saya dengan keistimewaannya masing-masing adalah suatu tantangan tersendiri bagi saya. Hal ini membutuhkan sebuah proses yang tidak instan, teknik yang berkualitas, serta kesabaran dalam menjalaninya.  Dalam hal melatih kemandirian pada anak ini, saya berpegang pada prinsip membiasakan anak melakukan kegiatan-kegiatan kecil yang bersifat sederhana. Harapannya, anak akan melakukan kegiatannya ini dengan penuh kesadaran, keridhoan, dan tanpa merasa terbebani. Dari tindakan tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya kemandirian pada anak. Di samping itu, dalam melatih kemandirian pada anak ini, orang tua harus memiliki peran dan contoh yang baik bagi anak, mengingat anak -khususnya pada usia dini- akan mudah meniru apa saja yang dilihat dan didengarnya. Pada hari pertama melatih kemandirian pada anak ini, saya menargetkan untuk memulainya dari putra pertama dan putra kedua. Sehari sebelum saya mulai melatih kemandirian kedua ...

ALIRAN RASA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK

Ada api semangat yang menyala memenuhi relung jiwa dan benakku saat mendapat tantangan family project di kelas Bunda Sayang Ibu Profesional ini. Sebuah tantangan yang istimewa bagiku karena di sinilah diri ini menemukan kembali arti peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya. Sebuah peran yang sekian lama seakan tenggelam di antara puing-puing harapanku yang terserak. Sebuah rasa keterpurukan yang kerap hadir dan menghantui hari-hariku saat begitu banyak waktu berkualitas yang hilang selama 9 tahun membesarkan keempat putra-putriku. Berawal dari kesibukanku menangani sektor publik yang seringkali memalingkan perhatian dan konsentrasiku dalam mengurus, mengasuh dan mendidik putra-putriku. Berlanjut adanya keterpisahan fisik dengan kedua putraku saat keduanya menjalani boarding school di Bekasi. Ditambah sakit yang pernah menghantarkanku terbaring 9 bulan lamanya plus tiga tahun lebih masa recovery pasca sakit, membuatku tidak mampu optimal mengurus keemp...