Pada hari ke delapan tantangan 10 hari di Kelas Bunda Sayang Level #11, kelompok 2 mendapat bagian presentasi materi dengan tema : "Pentingkah Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak?" Presentasi diawali pemaparan rusaknya fitrah seksualitas anak karena pornografi, definisi pornografi, target sasaran mengenai anak-anak BLAST (Bored-Bosan, Lonely-Kesepian, Angry-Marah, Afraid-Takut, Stress-Stres, Tired-Lelah), proses anak-anak terkena pornografi, dampak pornografi berbagai penyimpangan seksual lainnya, macam penyimpangan seksual, serta berbagai penyebab anak terkena pornografi dan penyimpangan seksual.
Dalam presentasi berikutnya dipaparkan bagaimana agar anak-anak terhindar dari kasus penyimpangan fitrah seksualitas ini, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban, yakni dengan membangkitkan fitrah seksualitas anak sejak dini. Dijelaskan bahwa anak lahir dalam keadaan fitrah, orangtua wajib membangkitkan seluruh fitrah anak sejak dini agar berkembang secara optimal, termasuk fitrah seksualitas, definisi fitrah seksualitas, tiga tujuan pendidikan fitrah seksualitas, bagaimana penerapan pendidikan fitrah seksualitas yang tergantung pada kelekatan anak dengan orangtua disesuaikan dengan tahapan usia anak.
Pemaparan ditutup dengan penjelasan bahwa kepercayaan orangtua dengan memberi ruang bagi ego anaknya ketika anak-anak, juga peran strategis ayah yang penting memberikan suplai "ego" kelak akan menumbuhkan fitrah individualitasnya dan fitrah sosialitasnya, yang memberi kemampuan yang baik dalam kepercayaan diri dan bersosial di masyarakatnya untuk tidak mudah menjadi pelaku atau korban bully maupun pelecehan seksual.
Setelah presentasi materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, membahas tentang arti berbagai istilah perilaku seksual menyimpang, reaksi orangtua menghadapi anak yang telah mengalami pelecehan seksual, cara mengetahui kasus pelecehan seksual pada anak yang pendiam atau tertutup, kasus dan penanganan orangtua yang juga mengalami BLAST saat kecilnya, anak yang telah rusak fitrah seksualitasnya dapt diperbaiki kembali dengan penanganan khusus, juga dijelaskan berbagai macam sentuhan.
Presentasi diakhiri dengan "closing statement":
"Mari kita bangkitkan fitrah seksualitas anak sejak dini. Hadirkan cinta dan kasih kita untuk anak sejak usia anak 0 tahun sampai aqilbaligh 15 tahun. Semoga kita dimudahkan dalam membangkitkan semua fitrah anak-anak kita sejak dini sesuai tujuan penciptaannya, dimudahkan dalam mendidik, membersamai dan mengasuh anak-anak kita untuk menjadikannya generasi mulia, pembangun peradaban mulia...aamiin.
Sumber:
1. Video Kerjasama Kementrian Sosial, Yayasan Kita dan Buah Hati, serta Gerakan SEMAI2045 dalam Rangka Memerangi Pornografi dan Kejahatan
2. Harry Santosa. Fitrah Based Education. Yayasan Cahaya Mutiara Timur. 2017
3. Watiek Ideo, Aku Anak Pemberani 1
4. Eko Harsono. Predator Anak dan Fitrah Seksualitas dari: https://www.google.co.id/amp/s/ekoharsono.wordpress.com/2017/07/24/predator-anak-dan-fitrah-seksualitas/amp/
5. http://jeffy-louis.blogspot.com/2011/01/penyimpangan-perilaku-seks-dan-gangguan.html
6. http://www.wivrit.com/2013/11/13-macam-penyimpangan-seksual.html#ixzz53ZQMqSsp

Bumi Salamodin
Januari 2018
#Tantangan10Hari
#Level11
#KuliahBunSayIIP
#MembangkitkanFitrahSeksualitasAnak
Dalam presentasi berikutnya dipaparkan bagaimana agar anak-anak terhindar dari kasus penyimpangan fitrah seksualitas ini, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban, yakni dengan membangkitkan fitrah seksualitas anak sejak dini. Dijelaskan bahwa anak lahir dalam keadaan fitrah, orangtua wajib membangkitkan seluruh fitrah anak sejak dini agar berkembang secara optimal, termasuk fitrah seksualitas, definisi fitrah seksualitas, tiga tujuan pendidikan fitrah seksualitas, bagaimana penerapan pendidikan fitrah seksualitas yang tergantung pada kelekatan anak dengan orangtua disesuaikan dengan tahapan usia anak.
Pemaparan ditutup dengan penjelasan bahwa kepercayaan orangtua dengan memberi ruang bagi ego anaknya ketika anak-anak, juga peran strategis ayah yang penting memberikan suplai "ego" kelak akan menumbuhkan fitrah individualitasnya dan fitrah sosialitasnya, yang memberi kemampuan yang baik dalam kepercayaan diri dan bersosial di masyarakatnya untuk tidak mudah menjadi pelaku atau korban bully maupun pelecehan seksual.
Setelah presentasi materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, membahas tentang arti berbagai istilah perilaku seksual menyimpang, reaksi orangtua menghadapi anak yang telah mengalami pelecehan seksual, cara mengetahui kasus pelecehan seksual pada anak yang pendiam atau tertutup, kasus dan penanganan orangtua yang juga mengalami BLAST saat kecilnya, anak yang telah rusak fitrah seksualitasnya dapt diperbaiki kembali dengan penanganan khusus, juga dijelaskan berbagai macam sentuhan.
Presentasi diakhiri dengan "closing statement":
"Mari kita bangkitkan fitrah seksualitas anak sejak dini. Hadirkan cinta dan kasih kita untuk anak sejak usia anak 0 tahun sampai aqilbaligh 15 tahun. Semoga kita dimudahkan dalam membangkitkan semua fitrah anak-anak kita sejak dini sesuai tujuan penciptaannya, dimudahkan dalam mendidik, membersamai dan mengasuh anak-anak kita untuk menjadikannya generasi mulia, pembangun peradaban mulia...aamiin.
Sumber:
1. Video Kerjasama Kementrian Sosial, Yayasan Kita dan Buah Hati, serta Gerakan SEMAI2045 dalam Rangka Memerangi Pornografi dan Kejahatan
2. Harry Santosa. Fitrah Based Education. Yayasan Cahaya Mutiara Timur. 2017
3. Watiek Ideo, Aku Anak Pemberani 1
4. Eko Harsono. Predator Anak dan Fitrah Seksualitas dari: https://www.google.co.id/amp/s/ekoharsono.wordpress.com/2017/07/24/predator-anak-dan-fitrah-seksualitas/amp/
5. http://jeffy-louis.blogspot.com/2011/01/penyimpangan-perilaku-seks-dan-gangguan.html
6. http://www.wivrit.com/2013/11/13-macam-penyimpangan-seksual.html#ixzz53ZQMqSsp
Bumi Salamodin
Januari 2018
#Tantangan10Hari
#Level11
#KuliahBunSayIIP
#MembangkitkanFitrahSeksualitasAnak
Komentar
Posting Komentar