Family project hari ini saya lakukan bersama keempat putra-putri saya. Tema yang kami ambil hari ini adalah MEMBUAT ES MAMBO SUSU COKLAT. Ide ini muncul di benak saya dilatarbelakangi oleh kondisi putri bungsu saya, Shafa, yang sangat menyenangi berbagai macam es, mulai dari es krim, es mambo, es lilin dan es batu pun dilahapnya sampai habis. Shafa pun kadang-kadang masih membeli jajanan es mambo dari bahan yang belum terjamin kualitas gizi dan kesehatannya. Hal ini menyebabkan BAB Shafa hari ini mencret. Saya pun tergugah untuk membuat es mambo sendiri di rumah dengan bahan yang terjamin kualitas gizi dan kesehatannya. So, saya sampaikan ide ini kepada keempat putra-putri saya kematin sebagai family project yang kedua di kuliah Bunda Sayang Ibu Profesional ini. Sebagai penanggung jawabnya adalah saya sendiri sebagai pencetus ide.
Untuk merealisasikan ide ini, ba’da maghrib saat saya dan keempat putra-putri berkumpul di ruang keluarga, saya menyiapkan bahan es mambo dari susu bubuk full cream coklat dancow yang biasa diminum Zahwa. Saya membuat bahan es mambo dengan menuangkan sejumlah susu bubuk dancow coklat tersebut ke dalam poci ukuran 250 ml, lalu saya larutkan dengan air matang panas hingga ¼ poci dan diaduk-aduk, kemudian saya tambahkan air matang dingin sampai penuh satu poci. Saya siapkan plastik es mambo yang sudah saya beli dua hari lalu di pasar. Lalu saya tuangkan air susu coklat dari dalam poci ke dalam plastik es hampir ¾ penuh, kemudian menalikan ujung plastiknya dan siap disimpan dalam freezer lemari pendingin sampai beku. Sederhana bukan?
Putri bungsu saya, Shafa, dan putra kedua saya, Sa’ad, langsung mengikuti apa yang saya lakukan untuk membuat es mambo susu coklat. Diikuti putri ketiga saya, Zahwa, setelah saya memanggilnya untuk keluar dari kamarnya. Adapun putra pertama saya baru bergabung mengikuti membuat es mambo susu coklat setelah lebih lima menit kegiatan berjalan. Untuk memudahkan memasukkan air susu coklat ke dalam plastik, Shafa minta saya mengambilkan sendok. Tangan Shafa yang mungil masih belum kuat menuangkan langsung air susu coklat dari poci gelas ke dalam plastik es mambo.
Tidak sampai sejam, pembuatan es mambo susu coklat sudah selesai. Es mambo siap dimasukkan ke dalam freezer lemari pendingin dan disimpan sampai membeku. Aktivitas terakhir ini dilakukan oleh putri bungsu saya, Shafa, diikuti oleh Zahwa. Putra-putri saya terlihat senang dengan kegiatan ini yang cukup sederhana dan tidak melelahkan. Apalagi mengingat esok pagi tentunya sudah bisa menikmati es mambo susu coklat buatan sendiri yang terjamin kualitas gizi dan kesehatannya.
Bumi Salamodin
Jumat, 24 Maret 2017
#TantanganHari2
#GameLevel3
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKecerdasanAnak
#MyFamilyMyTeam
Komentar
Posting Komentar