Langsung ke konten utama

NICE HOMEWORK #7; TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Bunda, alhamdulillah saya sudah sampai di Nice Homework #7. Di tahap ini saya akan mengonfirmasi  bakat apa saja yang sudah saya temukan selama ini dengan menggunakan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents  Mapping dengan masuk ke link:  www.temubakat.com.

Berikut ini hasil yang saya dapatkan :

Berdasarkan hasil tes ST30 di atas, saya menemukan :
Kekuatan diri saya adalah :
Administrator
Ambassador
Analyst
Educator
Evaluator
Explorer
Motivator

Kelemahan diri saya adalah :
Mediator
Operator
Producer
Safekeeper
Server
Treasury

Strength cluster saya adalah :
Networking 43%
Reasoning 29%
Elementary 14%
Thinking 14%

Setelah itu, saya mencocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah saya buat di Nice Homework #1 sampai dengan Nice Homework #6. Semua ini ditujukan agar saya bisa masuk di ranah produktif dengan bahagia.

Tahapan selanjutnya saya membuat kuadran aktivitas dengan cara membagi aktivitas menjadi empat kuadran berdasarkan kriteria SUKA dan BISA. Dengan mengetahui pembagian aktivitas ini, diharapkan saya mampu melakukan aktivitas produktif yang sesuai.

Kuadran 1 : Aktivitas yang SUKA dan BISA
Kuadran 2 : Aktivitas yang SUKA tetapi TIDAK BISA
Kuadran 3 : Aktivitas yang TIDAK SUKA tetapi BISA
Kuadran 4 : Aktivitas yang TIDAK SUKA dan TIDAK BISA

Berikut ini aktivitas kuadran I yang sudah saya buat :





BISA
TIDAK BISA
SUKA
Menuntut ilmu dan tsaqofah Islam, ilmu parenting, ilmu Bunda Sayang, ilmu Bunda Cekatan, ilmu Bunda Produktif, ilmu Bunda Shalihah dan lain-lain
Mengajarkan ilmu / tsaqofah
Mengikuti berita politik
Menganalisis peristiwa politik
Public speaking & orasi
Penggerak opini via medsos
Motivator
Mengajar & mendidik anak
Menata & membersihkan rumah
Mencuci pakaian dengan mesin cuci
Membaca
Travelling
Bisnis (selling)
Menulis
Dokumentasi “My Activity”
Koleksi foto



Desain grafis
Berdandan
Berkebun

TIDAK SUKA
Menjemur, melipat dan menyetrika pakaian
Mengelola keuangan
Olahraga (jalan kaki)
Memasak
Membuat kue
Menjahit
Crafting
Akuntansi



Semoga Allah SWT membimbing dan memberi kemudahan kepada saya untuk merealisasikannya. Aamiin Ya Mujiib ad-Du’a.

Bumi Salamodin
Senin, 5 Desember 2016

#NHW7

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CHALLENGE #14, LEVEL 3, MENATA TAMAN DEPAN RUMAH

Family project hari ini adalah MENATA TAMAN DEPAN RUMAH. Aktivitas ini sudah berjalan dua hari. Hobby saya berkebun dimulai sejak lima bulan lalu tatkala pembangunan rumah baru kami selesai dilaksanakan. Halaman depan rumah hanya dihuni pohon mangga yang sudah ada sejak rumah belum dibangun. Kondisi ini menyisakan ruang kosong di depan rumah kami. Beberapa bulan lalu saya mencoba menanam beberapa tanaman hias di dalam pot. Selanjutnya saya menata pot-pot ini di bawah pohon mangga di halaman depan rumah kami. Selain itu bapak saya menanam pohon kersen depan rumah dimaksudkan untuk meneduhkan halaman depan rumah dengan dedaunannya yang rimbun ketika pohon itu besar nanti. Rencananya pohon mangga yang sudah sangat besar di halaman depan rumah akan ditebang karena akarnya yang sangat dekat teras depan rumah dikhawatirkan akan menjalar dan merusak pondasi bangunan rumah dari bawah tanah. Dalam waktu lima bulan, pohon kersen itu tumbuh subur dan membesar. Saya pun menanam pohon pinus dan dua...

CHALLENGE #1; LEVEL #2; MELATIH KEMANDIRIAN ANAK MELALUI KEGIATAN SEDERHANA

Mengajarkan sikap mandiri pada keempat putra dan putri saya dengan keistimewaannya masing-masing adalah suatu tantangan tersendiri bagi saya. Hal ini membutuhkan sebuah proses yang tidak instan, teknik yang berkualitas, serta kesabaran dalam menjalaninya.  Dalam hal melatih kemandirian pada anak ini, saya berpegang pada prinsip membiasakan anak melakukan kegiatan-kegiatan kecil yang bersifat sederhana. Harapannya, anak akan melakukan kegiatannya ini dengan penuh kesadaran, keridhoan, dan tanpa merasa terbebani. Dari tindakan tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya kemandirian pada anak. Di samping itu, dalam melatih kemandirian pada anak ini, orang tua harus memiliki peran dan contoh yang baik bagi anak, mengingat anak -khususnya pada usia dini- akan mudah meniru apa saja yang dilihat dan didengarnya. Pada hari pertama melatih kemandirian pada anak ini, saya menargetkan untuk memulainya dari putra pertama dan putra kedua. Sehari sebelum saya mulai melatih kemandirian kedua ...

ALIRAN RASA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK

Ada api semangat yang menyala memenuhi relung jiwa dan benakku saat mendapat tantangan family project di kelas Bunda Sayang Ibu Profesional ini. Sebuah tantangan yang istimewa bagiku karena di sinilah diri ini menemukan kembali arti peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya. Sebuah peran yang sekian lama seakan tenggelam di antara puing-puing harapanku yang terserak. Sebuah rasa keterpurukan yang kerap hadir dan menghantui hari-hariku saat begitu banyak waktu berkualitas yang hilang selama 9 tahun membesarkan keempat putra-putriku. Berawal dari kesibukanku menangani sektor publik yang seringkali memalingkan perhatian dan konsentrasiku dalam mengurus, mengasuh dan mendidik putra-putriku. Berlanjut adanya keterpisahan fisik dengan kedua putraku saat keduanya menjalani boarding school di Bekasi. Ditambah sakit yang pernah menghantarkanku terbaring 9 bulan lamanya plus tiga tahun lebih masa recovery pasca sakit, membuatku tidak mampu optimal mengurus keemp...