Langsung ke konten utama

NICE HOMEWORK #8; MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Alhamdulillah sampai di materi sesi #8, belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :

a. Mengambil salah satu dari ranah aktivitas yang ada di kuadran SUKA dan BISA (lihat Nice Homework #7).



b. Setelah menemukan satu hal, menjawab pertanyaan “BE  DO HAVE” di bawah ini :


1. Saya ingin menjadi apa ? (BE)
  • Mukminah Sejati (Taqwa, Shalihah & Bersyakhshiyyah Islam Tinggi)
  • Ibu Profesional
  • Muslimah Negarawan :
    (1) Intelektualitas Peradaban
    (2) Penggerak Opini
    (3) Ibu Generasi Penakluk

2. Saya ingin melakukan apa ? (DO)
  • Senantiasa mengkaji rutin tsaqofah Islamiyyah.
  • Senantiasa meningkatkan taqarrub ilallah dengan menunaikan semua yang wajib, meninggalkan yang haram, membiasakan ibadah sunnah.
  • Meningkatkan dan mengembangkan terus kemampuan sebagai “Ibu Profesional” dengan mempelajari dan menguasai ilmu Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Shalihat, Bunda Produktif.
  • Membangun keluarga ideologis Islam, pengemban dakwah, sakinah mawadah wa rahmah serta terhindar dari siksa api neraka.
  • Meningkatkan dan mengembangkan terus kemampuan sebagai “Muslimah Negarawan” dengan mempelajari dan menguasai berbagai ilmu yang terkait sebagaimana di #NHW6.
  • Mendidik dan membina keempat putra & putri saya menjadi generasi yang shalih/shalihah, hafizh/hafizhah, cerdas, generasi pemimpin dan penakluk, serta mujahid/mujahidah.
  • Menambah sahabat dalam perjuangan mencerdaskan dan membina umat dengan ideologi Islam.
  • Mencerdaskan dan membina umat dengan ideologis Islam via kontak langsung dalam bentuk berbagai kajian keislaman, Majlis Ta’lim dll, juga via media sosial sehingga terbentuk kesadaran umum serta opini umum di tengah-tengah umat tentang kewajibannya melangsungkan kehidupan Islam kaffah di bawah naungan sistem Khilafah Islam.
  • Membangun bisnis gamis renang muslimah dan buku-buku Islami.

3. Saya ingin memiliki apa? (HAVE)
  • Keimanan yang kokoh, ketaqwaan yang tinggi, serta kepribadian Islam yang tinggi dan mulia.
  • Ilmu yang bermanfaat yang mampu menghantarkan ke surga-Nya kelak.
  • Keluarga ideologis Islam, pengemban dakwah, sakinah mawadah wa rahmah serta terhindar dari siksa api neraka.
  • Suami yang mampu membawa kepada jalan taqwa dan surga-Nya serta menjaga dari siksa api neraka.
  • Putra-putri yang shalih/shalihah, hafizh/hafizhah, cerdas, generasi pemimpin dan penakluk, serta mujahid/mujahidah yang mampu menghantarkan kedua orang tuanya ke surga-Nya kelak.
  • Sahabat-sahabat perjuangan dalam mencerdaskan dan membina umat dengan ideologi Islam yang mampu memberi syafaat di yaumil akhir kelak.
  • Sarana dan prasarana kehidupan yang cukup dan layak untuk membantu melaksanakan semua kewajiban sebagai “Mukminah Sejati”, “Ibu Profesional” dan “Muslimah Negarawan”.
  • Bisnis gamis renang muslimah dan buku-buku Islami.

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
(1) Apa yang ingin saya capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose) :
Kehidupan yang berkah, bahagia lahir -   bathin, dan diridhai serta dicintai Allah SWT.

(2) Apa yang ingin saya capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan (strategic plan) :
  • Mukminah Sejati (Taqwa, Shalihah & Bersyakhshiyyah Islam Tinggi)
  • Ibu Profesional
  • Muslimah Negarawan :
    (1) Intelektualitas Peradaban
    (2) Penggerak Opini
    (3) Ibu Generasi Penakluk

(3) Apa yang ingin saya capai dalam kurun waktu satu tahun (new year resolution) :
  • Menguasai tsaqofah Islam (Kitab Al Amwaal).
  • Menguasai ilmu Bunda Sayang, Bunda Cekatan.
  • Menguasai ilmu menjadi Muslimah Negarawan (Buku Menjadi Muslimah Negarawan, Ilmu Public Speaking, Ilmu Parenting Islami).
  • Memiliki bisnis gamis renang muslimah dan buku-buku Islami.

Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan mudahkan jalan untuk merealisasikannya. Aamiin Ya Mujiib ad-Du'a.


Bumi Salamodin
Ahad, 11 Desember 2016

#NHW8

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CHALLENGE #14, LEVEL 3, MENATA TAMAN DEPAN RUMAH

Family project hari ini adalah MENATA TAMAN DEPAN RUMAH. Aktivitas ini sudah berjalan dua hari. Hobby saya berkebun dimulai sejak lima bulan lalu tatkala pembangunan rumah baru kami selesai dilaksanakan. Halaman depan rumah hanya dihuni pohon mangga yang sudah ada sejak rumah belum dibangun. Kondisi ini menyisakan ruang kosong di depan rumah kami. Beberapa bulan lalu saya mencoba menanam beberapa tanaman hias di dalam pot. Selanjutnya saya menata pot-pot ini di bawah pohon mangga di halaman depan rumah kami. Selain itu bapak saya menanam pohon kersen depan rumah dimaksudkan untuk meneduhkan halaman depan rumah dengan dedaunannya yang rimbun ketika pohon itu besar nanti. Rencananya pohon mangga yang sudah sangat besar di halaman depan rumah akan ditebang karena akarnya yang sangat dekat teras depan rumah dikhawatirkan akan menjalar dan merusak pondasi bangunan rumah dari bawah tanah. Dalam waktu lima bulan, pohon kersen itu tumbuh subur dan membesar. Saya pun menanam pohon pinus dan dua...

CHALLENGE #1; LEVEL #2; MELATIH KEMANDIRIAN ANAK MELALUI KEGIATAN SEDERHANA

Mengajarkan sikap mandiri pada keempat putra dan putri saya dengan keistimewaannya masing-masing adalah suatu tantangan tersendiri bagi saya. Hal ini membutuhkan sebuah proses yang tidak instan, teknik yang berkualitas, serta kesabaran dalam menjalaninya.  Dalam hal melatih kemandirian pada anak ini, saya berpegang pada prinsip membiasakan anak melakukan kegiatan-kegiatan kecil yang bersifat sederhana. Harapannya, anak akan melakukan kegiatannya ini dengan penuh kesadaran, keridhoan, dan tanpa merasa terbebani. Dari tindakan tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya kemandirian pada anak. Di samping itu, dalam melatih kemandirian pada anak ini, orang tua harus memiliki peran dan contoh yang baik bagi anak, mengingat anak -khususnya pada usia dini- akan mudah meniru apa saja yang dilihat dan didengarnya. Pada hari pertama melatih kemandirian pada anak ini, saya menargetkan untuk memulainya dari putra pertama dan putra kedua. Sehari sebelum saya mulai melatih kemandirian kedua ...

ALIRAN RASA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK

Ada api semangat yang menyala memenuhi relung jiwa dan benakku saat mendapat tantangan family project di kelas Bunda Sayang Ibu Profesional ini. Sebuah tantangan yang istimewa bagiku karena di sinilah diri ini menemukan kembali arti peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya. Sebuah peran yang sekian lama seakan tenggelam di antara puing-puing harapanku yang terserak. Sebuah rasa keterpurukan yang kerap hadir dan menghantui hari-hariku saat begitu banyak waktu berkualitas yang hilang selama 9 tahun membesarkan keempat putra-putriku. Berawal dari kesibukanku menangani sektor publik yang seringkali memalingkan perhatian dan konsentrasiku dalam mengurus, mengasuh dan mendidik putra-putriku. Berlanjut adanya keterpisahan fisik dengan kedua putraku saat keduanya menjalani boarding school di Bekasi. Ditambah sakit yang pernah menghantarkanku terbaring 9 bulan lamanya plus tiga tahun lebih masa recovery pasca sakit, membuatku tidak mampu optimal mengurus keemp...